Investor Bidang Air Minum

SIM SPAM
GIS BPPSPAM

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini1369
mod_vvisit_counterKemarin1404
mod_vvisit_counterMinggu ini1369
mod_vvisit_counterMinggu lalu12432
mod_vvisit_counterBulan ini38120
mod_vvisit_counterBulan lalu53990
mod_vvisit_counterTotal Pengunjung1461811

Pengunjung Online : 20
IP anda : 54.198.135.17
,
2014-09-22 19:12

BPPSPAM - Badan Pendukung Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum
Air PDAM Berlumpur, Pemkot Jangan Diam
Warga Kelurahan Roban, Kecamatan Singkawang Tengah kecewa dengan kualitas air yang dipasok PDAM Singkawang. Air leding yang didistribusikan ke pelanggan berlumpur dan tidak layak pakai.

Ali, 40, pelanggan PDAM yang tinggal di Jalan Veteran mengaku sejak tiga hari terakhir tidak lagi mendapatkan  pasokan air bersih dari PDAM yang berkantor di Kelurahan Roban tersebut. “Sudah tiga hari kualitas air leding seperti itu. Biasanya, meskipun tidak begitu jernih, tapi dapat digunakan untuk keperluan rumah tangga. Tapi saat ini nyaris tak bisa digunakan lagi,” keluh Ali.

Agar tetap menikmati air bersih sambung Ali, dirinya terpaksa menumpang di rumah tetangga yang memiliki sumur. Sedangkan untuk minum, mereka harus membeli air mineral. “Kalau untuk keperluan rumah tangga, ngambil air bersih numpang dengan tetangga yang punya sumur, tapi kalau untuk air minum terpaksa beli air mineral,” keluhnya.
 
Belanda Investasi Air Bersih USD200 Juta di Aceh
JAKARTA - Belanda menanamkan investasi senilai USD200 juta di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) untuk memperkuat pasokan air minum.

Pola investasi itu melalui kerja sama dengan pemerintah pusat untuk jangka waktu 15 tahun ke depan. ”Kami dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mendukung investasi Belanda di sektor air minum USD200 juta di Aceh,” kata Kepala BKPMG itaIriawan Wirjawan di Jakarta Jumat (22/1) lalu. Dia menilai,investasi itu sangat tepat karena Aceh dan sekitarnya pascatsunami akhir 2004 mengalami kerusakan sumber-sumber air minum dan bersih.
 
PDAM Kesulitan Pasang SR di Waru
PENAJAM - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Penajam Paser Utara (PPU), masih kesulitan memasang sambungan rumah (SR) jaringan air minum ke rumah warga di Kecamatan Waru. Meski instalasi pengolahan air (IPA) sudah diserahkan Provinsi Kaltim untuk segera dioperasikan. Hal ini karena sampai saat ini Dinas Pekerjaan Umum dan Kimpraswl PPU belum menyerahkan pipa induk kepada PDAM.

Dirut PDAM PPU, Imam AR saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (22/1) menjelaskan, untuk memasang pipa jaringan ke rumah-rumah warga harus didahului penyerahan pipa induk dari PU yang sudah rampung dikerjakan. "Kami tidak bisa melakukan SR bila pipa induk belum kami terima. Seharusnya segera diserahkan agar kami bisa memasang sambungan baru. Apalagi IPA dan semua fasilitas sudah kami terima," jelas Imam.
 
Ratusan Warga Bekasi Kesulitan Air Bersih
BEKASI, (PRLM).-Ratusan warga di Kampung Nelayan, Desa Pantai Mekar, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, kesulitan mendapatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kondisi tersebut diperparah dengan sering terjadinya rob (air pasang laut) beberapa hari terakhir.

"Untuk mendapatkan air bersih yang dikonsumsi sehari-hari, kami harus mengeluarkan biaya sedikitnya Rp 2.500 per jerigen. Sedangkan dalam sehari kami membutuhkan sedikitnya dua jerigen. Itu saja hanya untuk minum dan memasak makanan," ujar Ketua Himpunan Nelayan Desa Pantai Mekar, Junin (60), di Muaragembong, Minggu (24/1).
 
LSM Minta Pemprov Putuskan Pelayanan Operator PAM
Sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang tergabung dalam Koalisi Rakyat untuk Hak atas Air (Kruha) mendesak Pemprov DKI Jakarta untuk menghentikan pelayanan kedua operator PAM karena dinilai merugikan.

"Berdasarkan data dari Badan Regulator PAM DKI, banyak target layanan yang tertuang di kontrak kerja sama yang tidak berhasil dipenuhi seperti volume air dijual, angka kebocoran dan cakupan pelayanan," kata Ketua Kruha Hamong Santoso di Jakarta, Kamis.

Sejak 1997, PAM Jaya bermitra dengan dua operator asing yaitu PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja) dan PT Aetra Air Jakarta (Aetra) dengan harapan peningkatan pelayanan.
 
<< Mulai < Prev 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 Next > End >>

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL