Investor Bidang Air Minum

Agenda

 
  1. Undangan Prakualifikasi Proyek Kerjasama Investasi Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Wilayah Tengah Kabupaten Bogor 7 April 2014 sd 22 April 2014. Selengkapnya
SIM SPAM
GIS BPPSPAM

Jajak Pendapat

Bagaimana pendapat anda tentang web BPPSPAM ini ?
 

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini223
mod_vvisit_counterKemarin1067
mod_vvisit_counterMinggu ini4769
mod_vvisit_counterMinggu lalu9796
mod_vvisit_counterBulan ini31161
mod_vvisit_counterBulan lalu44080
mod_vvisit_counterTotal Pengunjung1197980

Pengunjung Online : 15
IP anda : 107.20.30.170
,
2014-04-24 05:03
BPPSPAM - Badan Pendukung Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum
Tarif naik, distribusi air masih diragukan
Penyesuaian tarif dasar yang diberlakukan PDAM Tirta Kualo, belum menjamin peningkatan kualitas dan distribusi air bersih kepada para pelanggan.

"Kenaikan tarif dasar ini tidak serta merta kualitas dan distribusi air bersih kepada pelanggan meningkat, tapi ini merupakan langkah awal menuju pelayanan prima," kata staf ahli PDAM Tirtanadi Medan, Irwansyah, kepada Waspada, tadi malam.

Menurutnya, diberlakukannya tarif dasar baru atau penyesuaian, pemerintah pusat bakal membantu penambahan debit air melalui kelanjutan pembangunan WTP III.
 
Peluang Investasi Air Minum masih Besar
Peluang investasi air minum swasta masih sangat besar saat ini sudah ada tujuh lokasi masih dalam tahap konstruksi.

"Sektor swasta ini sifatnya melengkapi kawasan yang selama ini belum mendapat pelayanan Perusahaan Daerah Air (PDAM)," kata Kepala Badan Pendukung dan Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM) Rachmat Karnadi di Jakarta.

Ia mengatakan, tujuh lokasi itu meliputi Kota Bekasi, Surakarta, Cirebon, Tangerang, Lampung, layanan perpipaan Jatiluhur Jakarta dan Umbulan di Jawa Timur.
 
Tarif naik, distribusi air masih diragukan
TANJUNGBALAI - Penyesuaian tarif dasar yang diberlakukan PDAM Tirta Kualo, belum menjamin peningkatan kualitas dan distribusi air bersih kepada para pelanggan.

"Kenaikan tarif dasar ini tidak serta merta kualitas dan distribusi air bersih kepada pelanggan meningkat, tapi ini merupakan langkah awal menuju pelayanan prima," kata staf ahli PDAM Tirtanadi Medan, Irwansyah, kepada Waspada, tadi malam.
 
PU Prioritaskan Proyek Pemerintah-Swasta Rp3,7 Triliun
Departemen Pekerjaan Umum (PU) memprioritaskan dua proyek kerja sama pemerintah swasta (public private partnership/PPP) untuk sektor air minum senilai Rp3,7 triliun pada 2010. Dua proyek tersebut akan dilakukan untuk melayani kebutuhan air minum di DKI Jakarta, Bekasi, Kerawang, dan Umbulan, Jawa Timur.

"Kita akan mengawal supaya benar-benar berjalan," ungkap Kepala Badan Pendukung dan Pengembangan Sistem Pengembangan Air Minum (BPPSPAM) Rachmat Karnadi, di Jakarta.

Proyek PPP untuk sektor air minum yang akan diperuntukkan bagi masyarakat DKI Jakarta, Bekasi, dan Karawang itu akan memiliki kapasitas 5.000 liter per detik dengan kebutuhan dana investasi sebesar Rp1,9 triliun. Proyek yang masih pada tahap pra studi kelayakan (Pra Feasible Study) itu akan mendapatkan pasokan air dari Waduk Jatiluhur.
 
PAM Minta Proyek RO Dibatalkan
JAKARTA (Suara Karya): Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Jakarta Raya atau PAM Jaya meminta PT Pembangunan Jaya Ancol untuk membatalkan rencana pembangunan suplai air minum dengan teknologi reverse osmosis (RO) untuk memasok air minum di kawasan rekreasi Taman Impian Jaya Ancol (TIJA).

Pasalnya, penyediaan RO belum mendesak diperlukan untuk menambah pasokan air minum di kawasan bisnis rekreasi itu. "Sebenarnya saat ini belum mendesak. Toh selama ini kebutuhan mereka selalu bisa dipenuhi operator," kata Direktur Operasional PAM Jaya, Sri Widyanto Kadri, di kantornya, Selasa (5/1).
 
<< Mulai < Prev 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 Next > End >>

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL