Tingkatkan Pelayanan Pelanggan Melalui DMA Berbasis GIS
altTingginya tingkat kebocoran air /Non Reveneu Water (NRW) nasional yaitu diatas 32.64 persen menyebabkan PDAM belum dapat  memberikan pelayanan air minum kepada masyarakat secara maksimal. Selain itu tingginya tingkat kebocoran air juga menyebabkan PDAM kehilangan potensi pendapatan karena air yang diproduksi tidak terdistribusi kepada pelanggan.

Advisor BPPSPAM, Ir. Budi Sutjahjo MT menerangkan bahwa kebocoran air biasanya disebabkan oleh dua hal, yakni kebocoran secara teknis dan kebocoran secara non teknis atau komersial. Kebocoran teknis biasanya disebabkan oleh bocornya pipa transmisi/distribusi atau air hasil produksi digunakan untuk proses pengolahan air sebelum diberikan kepada pelanggan, seperti pembersihan pipa. Sedangkan kebocoran komersial disebabkan oleh pencurian air  yang biasanya dilakukan warga dengan menyambung langsung pipa jaringan rumah/kantor/instansi/hotel ke pipa transmisi/distribusi tanpa melewati meter air yang digunakan sebagai alat ukur pemakaian air oleh PDAM. 

 

Salah satu cara untuk mengurangi resiko kebocoran air pada pipa PDAM adalah menerapkan teknologi Distrik Meter Area (DMA) yang berfungsi untuk pembagian zona distribusi air minum. Dengan pembagian zona tersebut diharapkan akan memudahkan dalam memantau indikasi kebocoran pada pipa. Upaya monitoring tersebut tentu akan semakin mudah dan teliti jika dilakukan di wilayah yang lebih kecil, dengan kata lain membagi wilayah yang luas menjadi bagian-bagian yang lebih kecil.

Beberapa persyaratan yang harus dipenuhi untuk menerapkan  DMA pada suatu lokasi antara lain : Pertama, Adanya gambar daerah rencana DMA;  Kedua, Sistem pengaliran dalam daerah tersebut dapat ditutup/diisolasi; Ketiga, Kepastian pipa inlet (sumber), Keempat, Kondisi pengaliran selama 24 jam baik, Kelima, Ada data tekanan, pola pengaliran, data pelanggan dan pemakaian air, dan Keenam, Kondisi fisik jaringan dan asesoris masih cukup baik. Adapun peralatan yang diperlukan untuk menerapkan DMA adalah  water meter induk, katub/valva, PRV (Pressure Reducing Valve), dan monitoring data logger untuk analisa. Dengan membagi menjadi wilayah yang lebih kecil, maka akan  lebih mudah diketahui lokasi penyebab kebocoran air, sehingga upaya perbaikan bisa menjadi lebih fokus/terarah.

 

Salah satu PDAM yang sudah berhasil menerapkan sistem DMA adalah PDAM Kota Malang. Pada tahun 2010 PDAM  Kota Malang mulai  menerapkan Proyek DMA dengan memasang 131 DMA dan setiap tahunnya terus bertambah sehingga menjadi 150 DMA pada tahun 2017. Hasil positif dari perkembangan DMA adalah, angka kebocoran air yang semula 41 persen di tahun 2010 menjadi  menjadi 18,92 persen pada tahun 2016. Menurut Direktur Utama PDAM Kota Malang HM. Jemianto banyak manfaat yang diperoleh dari DMA yaitu Menurunkan Angka kebocoran, Menjaga pelayanan yang berkualitas berkuantitas  dan berkontinuitas serta Mendukung Program ZAMP (Zona Air Minum Prima).

 

altMengikuti jejek keberhasilan PDAM Kota Malang, pada tahun 2017 ini PDAM Solo mulai menerapkan District Meter Area (DMA) berbasis Geografic Informasi System (GIS). Dengan adanya DMA berbasis SIG diharapkan  PDAM dapat mengoperasikan tekanan air di seluruh area pelayanannya sehingga dapat melayani selama 24 jam. Selain itu dengan adanya DMA diharapkan dapat mengurangi tingkat kebocoran air PDAM Solo yang saat ini masih berada di angka 40,1 persen. "Sebelum diterapkan DMA, beberapa daerah di wilayah selatan pada musim kemarau mengalami krisis air. Dengan adanya DMA, daerah yang mengalami krisis air nantinya akan mendapat tekanan air yang paling besar” ujar Direktur Tehnik PDAM Surakarta,  Ir.  Triatmojo Sukomulyo kepada Ka Sub Bagian Data Informasi, Hubungan Masyarakat dan Hubungan Antar Lembaga BPPSPAM, Cut Nourchusnul Akhirina, MA.  

 

PDAM Kota Surakarta juga telah menyiapkan SDM yang akan mengoperasikan sistem teknologi  tersebut dengan mengirim pegawai bagian tehniknya ke pelatihan-pelatihan terkait pengelolaan SIG dan studi banding ke PDAM Kota Malang yang telah berhasil menerapkan sistem DMA. Untuk  penerapan sistem DMA,  PDAM Kota Solo juga mendapatkan pendampingan dari Dirjen Cipta Karya Kementerian Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui program Kota Binaan.


Dalam rangka peningkatan kinerja dan tambahan cakupan pelayanan PDAM Kota Solo, juga sedang membangun IPA Semanggi dengan kapasitas 300 liter/detik untuk menambah jumlah air baku yang akan didistribusikan ke pelanggan. “Saat ini, progres pembangunannya sudah mencapai  50%.  Diharapkan pada pertengahan tahun 2018 proses kontruksinya sudah selesai dan mulai dimanfaatkan masyarakat.”ujar Tri lebih lanjut.

altPembangunan IPA Semanggi ini pada nantinya akan dapat memenuhi kebutuhan air 19.000 sambungan rumah (SR) pelanggan di wilayah Selatan yaitu daerah kecamatan Pasar Kliwon, Serengan, dan Laweyan. Namun mengingat debit air yang dihasilkan IPA Semanggi dapat memenuhi 24.000  SR, PDAM akan menambah jumlah sambungan kurang lebih 5-6 ribu SR baru.


Dijelaskan lebih lanjut bahwa selama ini kebutuhan air di tiga kecamatan tersebut dipasok dari IPA Jurug dan Cokro Tulung. Namun mengingat ketersediaan air baku IPA Jurug sangat terpengaruh dengan perubahan iklim, maka pada musim kemarau pasokan di 3 wilayah tersebut agak tersendat. Hal ini disebabkan pada musim kemarau pola operasional IPA berubah karena aliran air dari Waduk Gajah Mungkur (WGM) Wonogiri mulai mendapat pencemaran di Sungai Permulung sehingga dalam proses pengolahannya harus menambahkan lumpur untuk mengikat limbah. (el/Irn)

 
Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-fareast-language:EN-US;}
 

 

GIS BPPSPAM

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini857
mod_vvisit_counterKemarin4173
mod_vvisit_counterMinggu ini9582
mod_vvisit_counterMinggu lalu33536
mod_vvisit_counterBulan ini78789
mod_vvisit_counterBulan lalu139702
mod_vvisit_counterTotal Pengunjung3831498

Pengunjung Online : 66
IP anda : 54.166.199.178
,
2017-10-18 04:05