Percepatan SPAM Jatisari Melalui Capacity Building
 altPerluasan cakupan pelayanan SPAM untuk mencapai akses aman air minum  100 % tahun 2019 memerlukan biaya sebesar Rp 253,85 Trilyun. Sayangnya proporsi pendanaan yang tersedia dari APBN dan APBD hanya Rp. 167,97 trilyun. Untuk mengisi backlog pendanaan tersebut, pemerintah terus mendorong masyarakat dan pihak swasta untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan.

Dalam rangka memfasilitasi PDAM untuk memperluas cakupan pelayanan air minum melalui Kerjasama Dengan Badan Usaha Swasta (KPBU), Badan Peningkatan Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM) menyelenggarakan acara Capacity Building Fasilitasi Transaksi Kerjasama Pemerintah Badan Usaha Dalam Penyelenggaraan SPAM Jatisari dan Mustika Jaya PDAM Tirta Patriot Kota Bekasi di Fave Hotel Kota Bekasi pada tanggal 9-11 Agustus 2017.
Acara dibuka oleh Plt. Anggota BPPSPAM unsur Profesi, Ir Setio Djuwono dan dihadiri oleh Advisor BPPSPAM, Drs Efendi Mansur, CES dan Drs. Adi Susetyo, Msi; Kepala bagian Pelayanan Informasi dan Kerjasama BPPSPAM, Ade Syaiful Rachman, ST. MT; Direktur Utama PDAM Tirta Patiot, Hendy Irawan SE; tim teknis BPPSPAM dan tim pengadaan dan monitoring PDAM Tirta Patriot Kota Bekasi.

Ir Setio Djuwono menyampaikan bahwa  untuk mendukung investasi badan usaha dalam penyelenggaaan SPAM, Pemerintah telah mengeluarkan berbagai regulasi yang mempermudah swasta untuk berinvestasi adalam pengembangan dan pembiayaan infrastruktur melalui Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), antara lain Peraturan Pemerintah Nomor 122 Tahun 2015, Peraturan Presiden Nomor 38 Tahun 2015, Peraturan Menteri PPN/Bappenas Nomor 4 Tahun 2015, dan Peraturan Menteri PUPR Nomor 19 Tahun 2016.  

Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 122 Tahun 2015 disebutkan bahwa apabila BUMN/BUMD penyelenggara SPAM tidak mampu membiayai kebutuhan Penyelenggaraan SPAM dengan jaringan perpipaan di dalam maupun di luar pelayanan wilayahnya, maka BUMN/BUMD dapat melakukan kerjasama dengan badan usaha swasta dengan syarat Surat Izin Pengambilan Air (SIPPA) dimiliki oleh BUMN atau BUMD  dan penyelenggaraan SPAM yang dilakukan dengan kerjasama mengutamakan masyarakat berpenghasilan rendah.

altKerjasama dengan badan usaha swasta tersebut hanya dapat dilakukan dalam bentuk investasi pengembangan SPAM dan/atau pengelolaan SPAM terhadap unit air baku dan unit produksi, investasi unit distribusi yang selanjutnya dioperasikan dan dikelola oleh BUMN atau BUMD yang bersangkutan, dan/atau investasi teknologi pengoperasian dan pemeliharaan dalam rangka mengupayakan penyelenggaraan SPAM yang efektif dan efisien dengan mekanisme kontrak berbasis kinerja.

Salah satu faktor yang menentukan keberhasilan kerjasama BUMN/BUMD dengan badan usaha adalah kemampuan SDM penyelenggara SPAM dalam merencanakan dan menyiapkan proyek kerjasama. Dalam PP Nomor 122 Tahun 2015 disebutkan bahwa BUMD penyelenggara SPAM adalah badan usaha yang dibentuk khusus untuk melakukan kegiatan penyelenggaraan SPAM yang sebagian besar modalnya dimiliki oleh Pemerintah daerah. BUMD penyelenggara SPAM yang saat ini sudah terbentuk adalah Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

Sebagai salah satu PDAM yang saat ini sedang berencana melakukan kerjasama dengan badan usaha, PDAM Tirta Patriot Kota Bekasi membutuhkan pendampingan dari BPPSPAM untuk menyiapkan transaksi kerjasama dengan badan usaha. Dengan dilaksanakan kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan kapasitas SDM PDAM  Kota Bekasi untuk melaksanakan kerjasama dengan badan usaha swasta.

altDalam acara ini dilakukan pembahasan dokumen draft perjanjian kerjasama dalam rangka penyelenggaraan SPAM di Kota Bekasi agar tim pengadaan kerjasama proyek dan tim monitoring dan evaluasi mengetahui dan memahami Perjanjian Kerjasama. Perjanjian kerjasama adalah dokumen yang sangat penting dalam pelaksanaan perjanjian kerjasama dimana di dalamnya mengatur hal-hal yang akan dilaksanakan dan kemungkinan akan terjadi dalam penyelenggaraan kerjasama tersebut agar dapat seimbang antara hak dan kewajiban masing-masing pihak.

Direktur utama PDAM, Hendy Irawan SE berharap proyek pembangunan SPAM Jatisari dan SPAM Mustika Jaya dapat segera terlaksana dengan tetap memperhatikan peraturan perundangan yang berlaku.(el/Irn)

 

GIS BPPSPAM

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini2785
mod_vvisit_counterKemarin4528
mod_vvisit_counterMinggu ini26568
mod_vvisit_counterMinggu lalu32065
mod_vvisit_counterBulan ini85370
mod_vvisit_counterBulan lalu129563
mod_vvisit_counterTotal Pengunjung3567607

Pengunjung Online : 22
IP anda : 54.159.124.79
,
2017-08-19 22:25